75 Tahun Merdeka, Indonesia Masih Harus Belajar Meratakan Akses Listrik ke Desa

Dalam beberapa hari ke depan, Indonesia akan merayakan kemerdekaan ke 75 namun sampai saat ini ternyata masih ada keironisan dalam pemerataan listrik, khususnya untuk mereka yang tinggal di pelosok. Budi Arie Setiadi, Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi mengatakan, kementerian menggelar rapat koordinasi antarlembaga, untuk program kelistrikan di 433 desa yang sampai saat ini belum dialiri listrik.

Dilansir dari Bisnis beliau mengatakan “Indonesia itu maju jika desa juga maju. Namun, bagaimana desa itu bisa maju kalau masih ada sekitar 433 desa yang belum dialiri listrik, padahal Indonesia sudah hampir 75 tahun merdeka,” Rabu (11/3/2020).

Faktor yang mempengaruhi akses listrik di pelosok adalah kondisi geografis yang susah ditempuh, daerahnya sangat luas, dan berada di daerah pegunungan. Saat ini pemerintah sedang berupaya memberikan akses listrik dengan mereka dengan cara menggandeng PLN, TNI, dan POLRI. Hal ini dibutuhkan karena mereka akan masuk ke pegunungan di Papua yang relatif belum aman.

“PLN telah menemukan teknologi yang disebut Talis atau Tabung Listrik. Ini tempat penyimpanan listrik seperti Accu jika di mobil atau Power Bank yang besar. Bakal disiapkan juga charging unit dengan disesuaikan kondisi geografis wilayah itu,” papar Budi Arie Setiadi.

Sumber : Bisnis