Menengok Kesiapan Tenaga Nuklir sebagai Energi Alternatif di Indonesia

Koalisi Masyarakat Sipil Indonesia menyatakan ketidaksetujuannya untuk memasukkan tenaga nuklir dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Energi Baru Terbarukan (EBT). Hal ini diungkapkan oleh Peneiti Yayasan Indonesia Cerah, Mahawira Singh Dillon kepada media Antara.

“Secara geografis, Indonesia tidak ramah nuklir karena berada di Ring of Fire. Kondisi ini sangat beresiko dan berpotensi mengganggu operasional PLTN. Kita semestinya bisa belajar dari kasus PLTN Fukushima di Jepang”

Selain beresiko, hal ini juga dianggap kontra dengan asas keberlanjutan, ketahanan energi nasional, serta asas kedaulatan dan kemandirian dalam penyusunan RUU ini. Di sisi lain, Indra Sari Wardhani, Energy Project Lead Yayasan WWF Indonesia menilai bahwa nuklir bukanlah sebuah hal prioritas sebab pemanfaatan energi terbarukan lain seperti tenaga surya, angin, air, atau panas bumi.

Kamu sendiri setuju ngga kalau di Indonesia ada tenaga nuklir?

Sumber : Antara